Posted on 30 October 2020 | Categories: Spot News

Konsep Kuliner Thailand Pasca-COVID-19

 

Pengusaha makanan Thailand, Trevor MacKenzie, memprediksi terjadinya perubahan besar dalam cara penjualan dan pemasaran masakan Thailand di seluruh dunia. Permintaan konsep single culinary yang melampaui kecepatan format tradisional menjadi penyebabnya. MacKenzie berharap dapat menawarkan konsep ini sebagai peluang besar ekspor makanan Thailand di luar negeri.




MacKenzie adalah wirausahawan di balik kesuksesan waralaba internasional Mango Tree dan COCA Restaurants, yang jumlahnya kini 71 gerai di 15 negara.

“Konsep ini telah hadir selama beberapa tahun. Tetapi dipercepat dengan adanya Covid-19, karena kecepatan dan spesialisasi menjadi nutrisi baru untuk pertumbuhan,” ungkap mitra pengelola Exquisine Global ini. “Ada peluang baru yang sangat besar sekarang bagi merek Thailand yang berfokus pada item tunggal untuk merangkul model waralaba, dan kami ingin membawa merek makanan Thailand baru ke seluruh Asia,” ujar MacKenzie.




McKenzie bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan dan Departemen Pengembangan Bisnis Thailand, melihat dan mempersiapkan tren, serta meningkatkan merek Mango Tree sejak dua tahun lalu. Dia menciptakan konsep Mango Tree Kitchen yang berfokus pada menu Krapao dan Khao Man Gai, dan saat ini telah memiliki 13 format dapur yang beroperasi di Jepang dan Cina.

“Kami mengembangkan Mango Tree Kitchen sebagai hasil dari umpan balik dari mitra waralaba kami dan kami akan mengembangkannya secara signifikan. Tapi ada peluang lain juga dengan makanan penutup. Siapa yang tidak pernah jatuh cinta dengan Nasi Ketan Mangga? Gerai satu item dengan layanan cepat adalah tempat yang menjanjikan dan makanan Thailand adalah bisnis yang sangat ideal dan akan berkembang pesat di tahun-tahun mendatang di seluruh Asia, membangun bisnis dengan mengadopsi model waralaba,” ungkap peraih empat penghargaan pengusaha waralaba teratas di Thailand ini di Bangkok, Senin (26/10) lalu.

  



MacKenzie secara aktif mencari merek kuliner yang berbasis di Thailand untuk dibawa ke luar negeri. Merek yang dicari adalah merek-merek yang ahli dalam satu produk dan memiliki ambisi untuk berkembang. “Produk-produk khusus telah menjadi akar dari warisan kuliner Thailand selama bertahun-tahun sejak gerobak makanan berkumpul untuk dijual di distrik Phra Nakhon di Bangkok. Ini adalah makanan jalanan, di mana pedagang hanya menjual Khao Kaa Moo, Guay Jap dan Khao Man Gai dan tentu saja mi, dan inilah sumber inspirasi kami,” ungkapnya.

“Permainan sedang berubah. Rasa otentik dan bahan-bahan organik itu penting, dan akan tetap ada. Yang baru adalah bagaimana pasar regional telah matang dan merangkul makanan Thailand sebagai pilihan yang dimakan oleh penduduk perkotaan di ibu kota Asia dan kota-kota sekunder beberapa kali di setiap minggunya,” ungkap MacKenzie.



Tags: trevor mackenzie, thailand, kuliner, franchise, bisnis baru, new business, mango tree